Langsung ke konten utama

Waroeng Syair-Syair Kerinduan

 


Kolom khusus  Kumpulan puisi-puisi Kerinduan

Ceceran tulisan dalam puisi, corat-coret sketsa perjalanan sejak tahun 90-an hingga sekarang. 

________&&&&________


Aku bukan Penyair,

Aku hanyalah orang yang tenggelam

dalam kata,

Mati terkubur bersama Puisi itu sendiri.

....

Aku bukan Penyair...


(Jakarta 1994, Malam Kenangan Chairil Anwar)


___________&&&&&&___________




Ketika musim bunga-bunga mekar

dan saat warna-warni kupu-kupu 

beterbangan.

Cintaku tiba bersamanya.

(Salatiga, Juni 2020)


___________&&&&&_________



Aku menahan diri untuk tidak bertanya

bagaimana kabarmu.

Aku menahan diri agar kau tidak tahu 

betapa aku merindukanmu. Aku menahan diri

agar tidak selalu mencemaskanmu.

Aku pura-pura sibuk...

(Jakarta, November 1995)



_________&&&&&&_________


Kita tidak pernah tahu kebenaran Cinta

sejati.

Yang penting

tetaplah di jalan kebaikan.

Biarkan Tuhan yang memutuskan.

(Baciro - Yogyakarta 1996)



_______&&&_________












Komentar